Hanya ada satu bukti dari kemampuan — tindakan.” (Marie Ebner-Eschenbach) ADA sebuah pepatah kuno menyatakan 'dengan membaca, kita dapat menjelajahi dunia' dan 'dengan menulis, kita dapat meyakinkan dunia'. Ir Soekarno adalah politikus hebat dan sangat piawai berorasi. Wawasannya sangat luas sehingga mampu memberikan ide-ide cemerlang dalam kehidupan bangsa Indonesia. Kepandaiannya ini diperolehnya karena kegemarannya membaca. Buku-buku menjadi teman sejatinya. Seluruh waktu digunakannya untuk membaca. Begitupun begitu banyak orang hebat di sekitar kita dan yang kita kenal di Indonesia ini. Kehebatan mereka tidak lepas dari kebiasaannya pada membaca.Karena dengan membaca cakrawala pengetahuan terbuka luas. Dengan membaca seakan terbang, dan mampu melihat sesuatu yang berada di bawah dari ketinggian. membaca itu adalah kebahagiaan bagi pikiran, asupan, dan makanan rohani. Cara yang pertama, adalah memunculkan rasa cinta, membuat jadwal, lakukan secara ...
Koneksi Antar Materi Modul 3.1 : PENGAMBILAN KEPUTUSAN SEBAGAI PEMIMPIN PEMBELAJARAN Bagaimana pandangan Ki Hajar Dewantara dengan filosofi Pratap Triloka memiliki pengaruh terhadap bagaimana sebuah pengambilan keputusan sebagai seorang pemimpin pembelajaran diambil? Pratap Triloka yaitu Ing ngarsa sung tuladha mempunyai arti bahwa seorang guru harus dapat memberikan contoh yang baik bagi muridnya ini berarti guru harus dapat mengambil sebuah keputusan yang bijak untuk dapat dijadikan taladan, disaat murid ataupun guru sendiri mengalami sebuah masalah dilema etika diharapkan keputusan yang diambil merupakan sebuah keputusan yang bijaksana dengan menerapkan tahapan-tahapan pengambilan keputusan sehingga dapat dijadikan tauladan dan juga motivator bagi muruid maupun rekan guru lainnya. Bagaimana nilai-nilai yang tertanam dalam diri kita, berpengaruh kepada prinsip-prins...
PROGRAM SEKOLAH YANG BERDAMPAK PADA MURID Latar Belakang Dalam proses belajar-mengajar selama ini, saya cenderung melaksanakan pembelajaran dengan cara-cara konvensional. Cara-cara pembelajaran bahela masih menjadi pilihan utama: guru berceramah, murid mendengar, lalu murid disuruh mencatat, meringkas, dan mengerjakan soal-soal yang ada pada buku paket. Saya juga percaya bahwa guru merupakan sumber informasi utama yang mesti didengarkan oleh siswa. Saya lalu “bertemu” dengan Program Pendidikan Guru Penggerak (PPGP). Lewat program ini, saya disadarkan bahwa ternyata apa yang selama ini saya yakini sudah tak lagi relevan. Bahkan sudah sangat usang. Kenapa ada banyak siswa yang merasa tidak happy di sekolah sehingga ada banyak kasus siswa yang bolos sekolah, mungkin salah satu penyebab utamanya adalah ini: siswa dididik tidak dengan cara yang mereka inginkan. Selain itu, murid diperlakukan sama rata oleh guru. Murid juga diuji dengan alat uji yang sama. Pa...
Comments